Friday, September 28, 2012

[Sharing] Mencairkan Dana JAMSOSTEK Ternyata Mudah


www.jamsostek.co.id


Setelah sekian lama blog ini berisi hal-hal yang "penting" menurut gw doang, maka sekarang gw ingin berbagi hal yang beneran penting bagi masyarakat luas... *tsaaahh :))

Ceritanya, siang ini gw niat mau mencairkan uang gw di JAMSOSTEK. Seperti yang kita tahu, perusahaan di Indonesia wajib ikut JAMSOSTEK seperti tertulis dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja : Program Jamsostek wajib dikuti oleh setiap Perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja sebanyak 10 orang atau lebih, atau membayar upah paling sedikit Rp 1 juta per bulan. 

Awalnya, gw sama sekali nggak kepikiran mencairkan uang gw disitu tapi entah kenapa minggu lalu pas gw iseng beres-beres lemari, gw menemukan kartu plus rincian jumlah duit gw yang ada di JAMSOSTEK. Langsung deh berasa ada yang bisikkin ke kuping gw: " Wah Sar, lumayan banget tuh jumlahnya. Cairin aja" Nah, berhubung gw juga lagi butuh duit buat beli Rolls-Royce bisikkan itu langsung gw realisasikan dong.. :p

Pertama, gw hubungi call center JAMSOSTEK. Jujur, sebenarnya gw agak pesimis kalau disuruh menghubungi kantor pemerintahan, BUMN, atau apapun lah yang berbau-bau pemerintah soalnya pasti nggak bakalan diangkat. Eh ternyata gw salah, telepon gw diangkat dengan ramah. Kedengerannya sih Mbak-mbak CS. Tapi siapapun itu, minimal ada yang nyautin telepon gw lah. 1 nilai plus nih.

Tanya panjang lebar, dijawab dengan cukup jelas sama Mbak CS. Maka dari itu, sampailah gw di hari ini dimana gw sukses mencairkan dana di JAMSOSTEK. Hoorraayy!!

Berikut ini syarat-syarat dan cara mencairkan dana di JAMSOSTEK, dipersiapkan dengan baik ya temans supaya nggak bolak-balik dan prosesnya lancar :

1. Kartu Jamsostek : Asli + Foto Copy
2. KTP : Asli + Foto Copy
3. Kartu Keluarga (KK) : Asli + Foto Copy
4. Surat keterangan berhenti dari kantor bersangkutan : Asli + Foto Copy
5. Foto Copy halaman pertama buku tabungan (jika ingin dana ditransfer)

*note : Dana JAMSOSTEK baru bisa dicairkan setelah masa kepesertaan 5 tahun, dengan masa tunggu satu bulan. Gw kerja di kantor lama mulai Maret 2006 dan resign Desember 2008, jadi masa kepesertaan gw udah > 6 tahun.

Kalau semua persyaratan tersebut udah lengkap, tinggal datang aja ke kantor JAMSOSTEK terdekat. Tapi kalau kartu JAMSOSTEK-nya hilang mau nggak mau cuma bisa mengurus pencairan dana ke kantor tempat pertama kali mendaftar sebagai anggota. Lebih ribet kan? Makanya usahakan banget simpan kartu JAMSOSTEK kita, jangan sampai hilang.


Kartu Peserta

Untuk pencairan dana, di formulirnya sih ada tiga pilihan: Bank, Kantor Jamsostek atau Kantor Pos. Kalau ingin cash berarti tinggal kasih tanda centang di pilihan Kantor Jamsostek. Setelah proses verifikasi data selesai, tinggal menuju ke kasir dan tunggu panggilan. Sedangkan melalui bank, kita tingal kasih aja foto copy halaman pertama buku tabungan dan di formulirnya diisi dengan nama bank plus no rekening kita. Untuk memudahkan, sebaiknya punya rekening BANK MANDIRI. Gw tanya ke CS-nya memang baru bank tersebut yang sudah bekerjasama. Jadi proses transfer dana ke rekening bisa berjalan lebih cepat. Bukan berarti bank lain nggak bisa ya, ini gw kasih saran supaya cepat aja. Namanya uang kan pasti kita pengennya cepat-cepat masuk ke rekening dooonggg... :D

Intinya, gw mau bilang kalau pelayanan JAMSOSTEK sekarang patut diacungi jempol lah. Oiya, ini bukan blog berbayarnya JAMSOSTEK lho, hahahaa.... Tapi menurut gw, kalau ada instansi yang memberikan pelayanan yang baik, ya patut diapresiasi. Iya dong, kita juga jangan cuma bisa kritik dan komplain.

Sekarang gw mau cari orang yang mau ditraktir aahh, mumpung uang gw lagi melimpah ruah sampai tumpah-tumpah nih... hahaaa...

 Semoga info ini bermanfaat yaaa... ^__^



Website JAMSOSTEK : http://www.jamsostek.co.id/




13 comments:

  1. Wah terima kasih infonya
    saya baru akan mencairkan dana JAMSOSTEK Tahun 2013.
    jd, masa kepesertaan 5 tahunnya baru tahun depan ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, asyiknya mau dapet rejeki dong Mba Ifah tahun depan :))

      Good luck ya Mba, semoga lancar pencairannya di JAMSOSTEK. Amiinn...

      Delete
  2. mbak, tw nomor call center jamsostek gak yang cabang palembang?
    sms in yah kalo tw di 089652838619

    tanks yah.
    bermanfaat banget infonya.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh Mas, saya kurang tau. Sudah coba googling atau cek website JAMSOSTEK Mas? Atau biasanya bisa tanya 108 kan? :)

      Delete
  3. mba'sar.. kalau sekarang katanya jamsostek bisa di cairkan tanpa harus menunggu 5 tahun setelah berhenti bekerja kerja yah'?
    itu benar atau gak yah'??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Dek Pippink, makasih ya udah main-main ke blog aku...

      Nah, kalau soal yang satu ini aku malah belum denger infonya. Jadi ga bisa kasih jawaban takut salah hehee...

      Mending Dek Pippink coba telepon langsung aja ke Call Center-nya (mudah-mudahan) diangkat kok, hahahaaa....

      Delete
    2. iya 'mba.. sama2.
      sekalian saya lagi belajar nge-blog
      sekalian mohon bimbingannya dah
      hehe.

      ooh, saya fikir mba'sar tau
      sebab dalam waktu dekat ini saya mau coba cairkan jamsostek tsb

      tapi kalau hubungin call center
      saya kurang tau brpa nomornya u/ kanwil tangerang

      Delete
    3. Iyaaa, dicoba aja ke call center (021) 29297392. Setau saya itu berlaku nasional, kalau pun nggak ya nanti Dek Pippink tanya aja ke Mba-mbanya yang cantik (tau darimana kl cantik, hahaa) untuk Jamsostek wil. Tangerang :)

      Delete
  4. wah...kalo saya masuk jamsostek maret 2008,berarti cairnya bulan april ya.
    padahal jamsostek kelamaan ngasih tenggang waktu pencairan,lebih baik 1 atau 2 taun,kan suka perlu cepat-cepat kalo yang udah keluar kerja mah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mas Rian, TUL!! Kalau menurut saya biar aja 5 tahun Mas, soalnya biar berasa duitnya. Saya aja sempet kaget loh pas cairin Jamsostek waktu itu, nggak nyangka kalau sampai sebesar itu. Yaaa, kalau cuma Ferarri aja sih kebeli lah Mas... Huahuahahaaa... :D

      Delete
  5. Bagaimana klo ngak ada surat berheti dari perushaan nya apa kah bisa mba / mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Surat keterangan berhenti itu termasuk salah satu syarat Pak Ludiro dan pasti ditanyakan. Apakah tidak bisa minta ke kantor sebelumnya Pak? Kalau memang tidak memungkinkan, Bapak bisa telepon ke CS atau datangi kantor JAMSOSTEK terdekat mudah-mudahan mereka bisa memberi solusi :)

      Delete
  6. thank's infonya tapi kartu jamsostek gw ilang bro+slip terakhir jamsostek gw juga ilang ??gmn ya cara na ??

    ReplyDelete